Editorial Policies

Focus and Scope

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut pencegahan, pengobatan maupun rehabilitasi.

Jurnal ini ditujukan untuk membantu mewadahi publikasi ilmiah, penyegaran, serta membantu meningkatan dan penyebaran pengetahuan terkait dengan perkembangan ilmu kedokteran dan kesehatan masyarakat. Terbit setiap bulan sekali dan disertai dengan artikel yang digunakan untuk CME - Continuing Medical Education yang bekerjasama dengan BP IDI (Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia)

 

Section Policies

Articles

b.1. Articles

b.1.1.Checked Open Submissions

b.1.2.Checked Indexed

b.1.3.Checked Peer Reviewed

b.2. Back Pages

b.2.1. Unchecked Open Submissions

b.2.2. Checked Indexed

b.2.3. Checked Peer Reviewed

Editors
  • dr. Dita Arccinirmala
  • Indra Bachtiar PhD
  • dr. Dedyanto Henky
  • dr. Esther Kristiningrum
  • Yuyus Kusnadi, PhD
  • dr. Artati Liem
  • Ahmad Rusdan Handoyo Utomo PhD
  • Richard Sutedo, PhD
Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

Naskah yang dikirimkan ke jurnal Cermin Dunia Kedokteran (CDK) diharuskan fokus dan lingkup serta mengikuti Panduan Penulis jurnal ini. Naskah yang dikirimkan harus memenuhi nilai ilmiah atau kebaruan dan dapat menggunakan baik bahasa Indonesia maupun Inggris dengan tata bahasa yang baik dan benar, serta tidak boleh dikirimkan atau dipublikasikan di jurnal atau tempat lain.

 Naskah yang dikirimkan harus bebas dari konten plagiarisme. Penulis disarankan menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme untuk melakukan pemeriksaan kesamaan. Redaksi juga akan mengecek kemiripan manuskrip dalam jurnal ini. Keputusan akhir terkait penerimaan naskah semata-mata ditentukan oleh Pemimpin Redaksi (bersama dengan Dewan Redaksi sebagai pertimbangan).

 Keputusan publikasi artikel yang diterima dan diterbitkan akan dilakukan oleh Pemimpin dan Dewan Redaksi dengan mempertimbangkan urutan tanggal diterima dan distribusi geografis penulis serta kesesuaian tema yang direncanakan.

 

Publication Frequency

Cermin Dunia Kedokteran sejak tahun 2010 (Volume 37), terbit sebanyak 8 (delapan) kali setiap tahun.

Cermin Dunia Kedokteran sejak tahun 2012 (Volume 39), terbit sebanyak 12 (dua belas) kali setiap tahun.

Cermin Dunia Kedokteran sejak 2016 (Volume 43), secara reguler terbit sebanyak 12 (dua belas) kali setiap tahun secara online dalam www.cdkjournal.com dengan berbasis OJS.

 

Open Access Policy

Jurnal Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X) sebagai jurnal akses terbuka mematuhi standar I4OC, menggunakan atribusi CC-BY-NC, sehingga artikel ataupun karya tulis dalam jurnal ini terikat pada Creative Commons Attribution 4.0 International License. Semua artikel tersedia di internet, dan tidak dipungut biaya untuk semua pengguna segera setelah publikasi. Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke isinya dalam format pdf.

 

Archiving

Cermin Dunia Kedokteran Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X) menggunakan platform Open Journal Systems yang mendukung sistem LOCKSS (Lots of Copies Keep Stuff Safe) untuk memastikan arsip jurnal yang aman dan permanen. LOCKSS adalah perangkat lunak sumber terbuka yang dikembangkan di Perpustakaan Universitas Stanford yang memungkinkan perpustakaan untuk melestarikan jurnal web yang dipilih dengan secara teratur melakukan polling situs web jurnal terdaftar untuk konten yang baru diterbitkan dan mengarsipkannya.

 

 

Publication Ethics

Cermin Dunia Kedokteran (CDK) adalah jurnal dengan e-ISSN: 2503-2770, dan p-ISSN: 0125-913X yang  tersedia dalam bentuk online dan dipublikasikan secara rutin sebulan sekali. Tentang Kode Etika Publikasi Ilmiah yang bersumber dari COPE (Committee on Publication Ethics) dalam menghadapi semua aspek etika publikasi, dan khususnya bagaimana menangani kasus kesalahan penelitian dan publikasi. Pernyataan ini menjelaskan etika perilaku dari semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan sebuah artikel di jurnal CDK. 

Pedoman Etika Untuk Publikasi Jurnal 

Publikasi ilmiah suatu artikel ilmiah adalah hasil karya pemikiran seseorang atau sekelompok orang, setelah melalui penelaahan ilmiah disebarluaskan dalam bentuk karya tulis ilmiah, antara lain berupa jurnal, buku, prosiding, laporan penelitian, makalah dan poster ilmiah. Dan merupakan refleksi dari kualitas karya tulis ilmiah penulis dan lembaga tempat penulis berkarya. Oleh karena itu penting untuk disampaikan standar etika bagi semua pihak yang terlibat dalam proses penerbitan: redaksi (editor) jurnal,  penulis,  mitra bestari, penerbit dan masyarakat.

Seluruh perangkat yang ada dalam penerbitan Cermin Dunia Kedokteran (CDK) melakukan tugas pengawalan atas semua tahap penerbitan dengan sebaik mungkin, tentang etika dan tanggung jawab kami lainnya. Kami berkomitmen dan memastikan bahwa iklan, cetak ulang atau hal-hal lain tidak berdampak atau mempengaruhi keputusan Dewan Redaksi. Selain itu, Dewan Redaksi akan selalu berkomunikasi dengan penulis dan pihak-pihak yang terkait dengan penerbitan.

 

Kode Etika Untuk Redaksi

Dewan Redaksi Jurnal Cermin Dunia Kedokteran (CDK) menentukan proses publikasi dan mengintgegrasikan fungsi pengarang, mitra bestari, dan pengelola jurnal untuk mempublikasikan karya tulis berdasarkan kaidah ilmiah dan etika. Redaksi menanggapi kritik, saran, dan keberatan dari pengarang secara jujur dan transparan. Tugas redaksi juga menjaga kemandirian jurnal dari pertimbangan komersialisasi murni dan mengupayakan jurnal tetap menjadi jurnal berkelas di bidangnya. Redaksi bekerja berdasarkan prinsip dan berstandar etika sebagai berikut.

  1. Bertanggung-jawab atas pilihan isi jurnal serta selalu mengupayakan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
  2. Berkewajiban membuat panduan penulisan bagi pengarang.
  3. Menilai secara kritis bahwa karya tulis telah terbebas dari pelanggaran etika, jujur dan objektif, mandiri, menilai masing-masing pada kualitas tanpa melihat kebangsaan, etnis, keyakinan politik, ras, agama, jenis kelamin, senioritas, atau afiliasi kelembagaan penulis, serta terbebas dari prasangka dalam mengambil keputusan termasuk dalam memilih mitra bestari.
  4. Memastikan proses penelaahan karya tulis dilaksanakan secara menyeluruh, transparan, objektif dan berkeadilan.
  5. Menjamin kelayakan mitra bestari yang dipilih sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya. Anggota mitra bestari yang dipilih adalah yang dapat mempertimbangkan karya tulis dan tidak memiliki konflik kepentingan.
  6. Menolak karya tulis tanpa melalui proses telaah apabila tidak sesuai dengan lingkup jurnal atau bermutu rendah, tetapi bukan karena latar belakang pengarang atau lembaga afiliasinya.
  7. Berusaha untuk memastikan bahwa penelitian yang dipublikasikan sesuai pedoman kode etika publikasi ilmiah yang dikeluarkan LIPI dan pedoman internasional yang relevan.
 
Kode Etika Untuk Mitra Bebestari

Mitra bebestari adalah seseorang yang membantu redaksi untuk menelaah secara kritis substansi karya tulis ilmiah sesuai dengan bidang kepakarannya, sehingga mitra bestari memegang peran yang sangat penting dalam proses publikasi ilmiah. Mitra bestari bekerja berdasarkan prinsip dan berstandar etika sebagai berikut.
  1. Dituntut bersikap jujur, objektif, tidak bias, independen, dan hanya berpihak pada kebenaran ilmiah.
  2. Wajib bersikap kritis dalam menilai muatan suatu karya tulis sesuai dengan bidang kepakarannya, terbuka tentang kebaharuan, menjaga substansi yang sedang dinilai, tidak mengambil keuntungan pribadi dari karya tulis yang dinilai, dan semangat untuk memperbaiki karya tulis yang menjadi ranah telaahannya.
  3. Membantu redaksi dalam menentukan karya tulis yang dapat diterbitkan dan membantu pengarang untuk meningkatkan kualitas karya tulisnya.  
  4. Dituntut senantiasa memegang teguh prinsip-prinsip dasar dan analisis ilmiah dalam melakukan proses penelaahan suatu karya tulis.
  5. Hasil penelaahan disampaikan secara jujur, objektif dan didukung oleh argumentasi yang jelas. Beberapa kemungkinan rekomendasi hasil penelaahan: (i) diterima tanpa perbaikan atau diterima dengan perbaikan minor (setelah perbaikan oleh pengarang, tidak perlu kembali ke mitra bestari), (ii) diterima dengan perbaikan (setelah perbaikan oleh pengarang, kembali ke mitra bestari untuk ditelaah ulang), (iii) ditolak dan disarankan untuk dipublikasi di tempat lain yang sesuai, (iv) ditolak dan dianjurkan untuk tidak dipublikasikan dimanapun karena pekerjaan cacat secara ilmiah atau berdampak merugikan bagi pengguna/masyarakat.
  6. Tidak memanfaatkan karya tulis yang ditelaah untuk kepentingan pribadi atau pihak ketiga. Penggunaan sebagian isi karya tulis yang ditelaah telah mendapat ijin pengarang. Karya tulis yang sedang ditelaah tidak boleh disebarluaskan.

Kode Etika Untuk Penulis

Penulis jurnal ilmiah adalah salah satu yang sangat penting kontribusinya dalam suatu jurnal, yang menuangkan hasil-hasil pemikiran dan/atau penelitian dan pengembangannya dalam bentuk karya tulis yang telah memenuhi persyaratan kaidah ilmiah dan etika untuk di sebarluaskan. Penulis menuangkan gagasan ataupun hasil penelitian berdasarkan persyaratan kaidah ilmiah dan berstandar etika sebagai berikut.

  1. Bertanggungjawab secara pribadi maupun kolektif untuk pekerjaan dan isi artikel jika terkait penelitian yang meliputi metode, analisis, perhitungan dan rinciannya.
  2. Membuat pernyataan bahwa karya tulis yang diserahkan untuk diterbitkan adalah asli, belum pernah dipublikasikan di manapun dalam bahasa apapun, dan tidak sedang dalam proses pengajuan ke penerbit lain. Jika ada kesalahan dalam karya tulis, pengarang segera memberitahukan kepada redaksi atau penerbit.
  3. Memastikan bahwa nama-nama yang tercantum sebagai pengarang termasuk urutannya sesuai dengan urutan kontribusinya dan disetujui oleh seluruh anggota. Jika ada pergantian, pengurangan, atau penambahan nama pengarang, terlebih dahulu disepakati oleh pengarang yang lain. Pengarang memastikan semua pihak yang berkontribusi secara non-substantif dalam karya tulis akan diberi ucapan terima kasih.
  4. Menginformasikan kepada redaksi jika akan menarik kembali karya tulisnya.
  5. Menginformasikan kepada redaksi tentang karya tulis yang merupakan bagian sebuah penelitian bertahap, multidisiplin dan berbeda perspektif.
  6. Apabila diminta, pengarang menyiapkan bukti bahwa penelitian yang dilakukan telah memenuhi persyaratan etika penelitian, termasuk menyediakan catatan lapangan atau log book penelitian. Pengarang merespons secara memadai jika ada komentar atau tanggapan sesudah karya tulis dipublikasikan.
  7. Tidak terlibat dalam plagiarisme atau plagiarisme-diri, dan publikasi salami sangat dilarang dalam Jurnal Cermin Dunia Kedokteran. 

 

Reviewer

Prof. dr. Abdul Muthalib, SpPD-KHOM
Divisi Hematologi Onkologi Medik, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Prof. Dr. Dra. Arini Setiawati, SpFK
Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta

Prof. dr. H. Azis Rani, SpPD, KGEH
Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Prof. Dr. dr. Charles Surjadi, MPH
Puslitkes Unika Atma Jaya

Prof. dr. Djoko Widodo, SpPD-KPTI
Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Prof. dr. Faisal Yunus, PhD, SpP (K)
Departemen Pulmonologi & Ilmu Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/SMF Paru RS Persahabatan, Jakarta

Prof. Dr. dr. Ignatius Riwanto, SpB (K)
Bagian Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/RS Dr. Kariadi, Semarang

Prof. Dr. dr. Johan S. Masjhur, SpPD-KEMD, SpKN Departemen Kedokteran Nuklir, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran/RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung

Prof. dr. Rianto Setiabudy, SpFK
Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta

Prof. Dr. dr. Rully M. A. Roesli, SpPD-KGH
Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran/RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung

Prof. dr. Samsuridjal Djauzi, SpPD, KAI
Sub Dept. Alergi-Imunologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RSUPN Dr. CiptoMangunkusumo, Jakarta

Prof. dr. Sarah S. Waraouw, SpA (K)
Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado

Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FACE
Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta

 

Author Fees

Jurnal Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), tidak membebani biaya keuangan terkait dengan proses pengiriman, review, editing, serta publikasi dari naskah yang kami terima dari penulis.

 

Plagiarism Check

Plagiarisme adalah menyalin teks atau ide orang lain dan meneruskan materi yang disalin itu sebagai karya Anda sendiri. Penulis perlu menggambarkan (yaitu memisahkan dan mengidentifikasi) teks yang disalin dari teks Anda dan memberikan kredit kepada (yaitu mengutip sumbernya) sumber teks yang disalin untuk menghindari dugaan plagiarisme. Plagiarisme dianggap penipuan dan memiliki konsekuensi yang berpotensi keras termasuk kehilangan pekerjaan, kehilangan reputasi, dan penetapan nilai yang dikurangi atau gagal dalam suatu kursus.

 

Definisi plagiarisme ini berlaku untuk teks dan ide yang disalin:

  1. Terlepas dari sumber teks atau ide yang disalin
  2. Terlepas dari apakah penulis teks atau ide yang Anda salin benar-benar menyalin teks atau ide tersebut dari sumber lain
  3. Terlepas dari apakah penulis teks atau ide yang Anda salin diketahui atau tidak
  4. Terlepas dari sifat teks Anda (makalah/artikel jurnal, halaman web, bab buku, makalah yang dikirimkan untuk kursus perguruan tinggi, dll) di mana Anda menyalin teks atau ide
  5. Terlepas dari apakah penulis sumber materi yang disalin memberikan izin untuk materi yang akan disalin atau tidak; dan
  6. Terlepas dari apakah Anda adalah atau bukan penulis sumber teks atau ide yang disalin (self-plagiarism).

 

Ketika plagiarisme diidentifikasi oleh perangkat lunak Pemeriksa Plagiarisme, Dewan Editorial bertanggung jawab untuk meninjau makalah ini dan akan menyetujui langkah-langkah sesuai dengan tingkat plagiarisme yang terdeteksi dalam artikel sesuai dengan pedoman berikut:

 

Plagiarisme Ringan (Minor)

Sebuah kalimat kecil atau paragraf pendek dari naskah lain dijiplak tanpa ada data atau ide penting yang diambil dari makalah atau publikasi lain.

Hukuman: Sebuah peringatan diberikan kepada penulis dan permintaan untuk mengubah naskah dan mengutip sumber aslinya dengan benar.

 

Plagiarisme Sedang (Intermediate)

Data, paragraf, atau kalimat penting dari sebuah artikel dijiplak tanpa kutipan yang tepat dari sumber aslinya.

Hukuman: Artikel yang dikirimkan otomatis ditolak.

Plagiarisme Berat (Severe)

Sebagian besar artikel adalah plagiat yang melibatkan banyak aspek seperti mereproduksi hasil asli (data, rumusan, persamaan, hukum, pernyataan, dll), ide, dan metode yang disajikan dalam publikasi lain.

Hukuman: Makalah otomatis ditolak dan penulis dilarang mengirimkan artikel lebih lanjut ke jurnal.

 

Pencabutan

Artikel yang dimuat di Cermin Dunia Kedokteran akan dianggap ditarik kembali dalam publikasi jika:

  1. Terdapat bukti yang jelas bahwa temuan tersebut tidak dapat diandalkan, baik sebagai akibat dari kesalahan (misalnya pembuatan data) atau kesalahan yang jujur (misalnya kesalahan perhitungan atau kesalahan eksperimental)
  2. Temuan bahwa telah diterbitkan di tempat lain tanpa referensi silang, izin, atau pembenaran yang tepat (yaitu kasus publikasi yang berlebihan)
  3. Termasuk plagiarism
  4. Pelaporan penelitian yang tidak etis
Mekanisme pencabutan mengikuti Pedoman Pencabutan Komite Etika Publikasi (COPE) yang dapat diakses di https://publicationethics.org/files/retraction%20guidelines.pdf