Tinjauan Kebijakan pada Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim sebagai Pencegahan Primer Kanker Serviks di Indonesia: Perspektif Vaksinasi HPV berdasarkan Rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit

Tinjauan Pustaka

Penulis

  • Fitriyadi Kusuma Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia; Divisi Onkologi Ginekologi, Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia - Rumah Sakit Umum Nasional Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia
  • Kemal Akbar Suryoadji Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55175/cdk.v53i07.1675

Kata Kunci:

Kanker serviks, HPV (Human Papillomavirus), Indonesia, kebijakan nasional, vaksinasi

Abstrak

Pendahuluan: Kanker serviks merupakan kanker kedua yang paling banyak terjadi pada wanita di Indonesia dan menduduki peringkat ketiga di dunia. Penyakit ini menyumbang 7,5% dari kematian terkait kanker di seluruh dunia, dengan dampak signifikan di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Penyebab utamanya adalah Human Papillomavirus (HPV) berisiko tinggi; namun, risikonya dapat dikurangi melalui vaksinasi. Tinjauan ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan Indonesia terkait pelaksanaan program vaksinasi HPV nasional yang ditujukan untuk anak-anak usia sekolah, dengan menilai kesesuaiannya dengan pedoman CDC. Metode: Studi ini melibatkan tinjauan literatur serta dokumen kebijakan internasional dan Indonesia. Hasil: CDC merekomendasikan vaksinasi HPV untuk individu berusia 9 hingga 26 tahun, dengan usia ideal dimulai pada 11 atau 12 tahun. Sejalan dengan itu, Indonesia telah memasukkan vaksin HPV ke dalam jadwal imunisasi nasional. Kementerian Kesehatan Indonesia bermaksud untuk mewajibkan vaksinasi HPV bagi anak-anak usia sekolah, dengan target implementasi penuh secara nasional pada tahun 2023. Hal ini mencerminkan komitmen kuat Indonesia terhadap strategi komprehensif untuk pencegahan kanker serviks. Keselarasan kebijakan ini dengan rekomendasi CDC menekankan dedikasi negara dalam pencegahan primer melalui vaksinasi HPV. Simpulan: Dengan mewajibkan vaksinasi HPV bagi anak-anak usia sekolah, Indonesia bertujuan untuk secara signifikan menurunkan angka kejadian dan kematian yang terkait dengan kanker serviks. Kebijakan ini merupakan langkah maju yang penting dalam memerangi kanker serviks di Indonesia dan dapat menjadi model bagi negara-negara lain yang menghadapi masalah kesehatan masyarakat serupa.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

World Health Organization. Estimated cancer incidence, mortality and prevalence worldwide in 2012 [Internet]. Geneva: World Health Organization; 2012 [cited 2024 Jun 1]. Available from: http://globocan.iarc.fr/old/FactSheets/cancers/cervix-new.asp.

Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Beban kanker di Indonesia [Internet]. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2019 [cited 2024 Jun 1]. Available from: https://pusdatin.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/Infodatin-Kanker2019.pdf.

University of Melbourne. Indonesia takes an impressive step toward cervical cancer control [Internet]. Pursuit; 2023 [cited 2024 Jun 1]. Available from: https://pursuit.unimelb.edu.au/articles/indonesia-takes-an-impressive-step-toward-cervical-cancer-control.

International Vaccine Access Center (IVAC). HPV vaccine progress and next steps for advocacy in Indonesia: findings from key informants [Internet]. Baltimore: Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health; 2023 [cited 2024 Jun 1]. Available from: https://publichealth.jhu.edu/sites/default/files/2024-02/hpv-vaccine-advocacy-in-indonesiaivac2023ax.pdf.

International Vaccine Access Center (IVAC). Next steps for HPV vaccine advocacy in Indonesia [Internet]. Baltimore: Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health; 2023 [cited 2024 Jun 1] Available from: https://publichealth.jhu.edu/sites/default/files/2024-02/3advocacy-needs-for-hpv-vaccines-in-indonesiaax.pdf.

Minister of Health Republic of Indonesia. National cervical cancer elimination plan for Indonesia 2023-2030 [Internet]. Jakarta: Minister of Health Republic Indonesia 2023 [cited 2024 Jun 1]. Available from: https://www.iccp-portal.org/system/files/plans/National%20Cervical%20Cancer%20Elimination%20Plan%20for%20Indonesia%202023-2030_compressed.pdf.

Meites E, Szilagyi PG, Chesson HW, Unger ER, Romero JR, Markowitz LE. Human papillomavirus vaccination for adults: updated recommendations of the advisory committee on immunization practices. MMWR Morbidity and Mortality Weekly Report 2019;68(32):698–702. doi: 10.15585/mmwr.mm6832a3.

Fowler JR, Maani EV, Dunton CJ, Gasalberti DP, Jack BW. Cervical cancer. StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK431093/.

Arrossi S, Temin S, Garland S, Eckert LO, Bhatla N, Castellsague X, et al. Primary prevention of cervical cancer: American society of clinical oncology resource-stratified guideline. J Glob Oncol. 2017;3(5):611–34. doi: 10.1200/JGO.2016.008151

Shamsi U, Zahid F, Abdul Jabbar AB, Musharraf MD, Gauhar F, Akbar I, et al. Human papillomavirus vaccine awareness and acceptability for primary prevention of cervical cancer in Pakistan: a cross-sectional study. Asian Pac J Cancer Prev. 2024;25(3):813–20. doi: 10.31557/APJCP.2024.25.3.813

Kaur P, Mehrotra R, Rengaswamy S, Kaur T, Hariprasad R, Mehendale SM, et al. Human papillomavirus vaccine for cancer cervix prevention: rationale & recommendations for implementation in India. Indian J Med Res. 2017;146(2):153–7. doi: 10.4103/ijmr.IJMR_1906_16.

Kim JJ, Burger EA, Regan C, Sy S. Screening for cervical cancer in primary care: a decision analysis for the US Preventive Services Task Force. JAMA. 2018;320(7):706–14.

Agorastos T, Chatzistamatiou K, Katsamagkas T, Koliopoulos G, Daponte A, Constantinidis T, et al. Primary screening for cervical cancer based on high-risk human papillomavirus (HPV) detection and HPV 16 and HPV 18 genotyping, in comparison to cytology. PLoS One. 2015;10(3):e0119755. doi: 10.1371/journal.pone.0119755.

Ramírez AT, Valls J, Baena A, Rojas FD, Ramirez K, Alvarez R, et al. Performance of cervical cytology and HPV testing for primary cervical cancer screening in Latin America: an analysis within the ESTAMPA study. Lancet Reg Health Am. 2023:26:100593. doi: 10.1016/j.lana.2023.100593.

Saidu R, Morhason-Bello I. Same-day test and treat for early detection and treatment of cervical cancer in LMICs. Lancet Glob Health. 2022;10(9):e1226–7. doi: 10.1016/S2214-109X(22)00316-3.

Update management of cervical precancer lesion. J ObstetGynaecol Res. 2023;49(Suppl 1):191–202. doi: 10.1111/jog.15604.

Diterbitkan

2026-07-15

Cara Mengutip

Kusuma, F., & Suryoadji, K. A. (2026). Tinjauan Kebijakan pada Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim sebagai Pencegahan Primer Kanker Serviks di Indonesia: Perspektif Vaksinasi HPV berdasarkan Rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit: Tinjauan Pustaka. Cermin Dunia Kedokteran, 53(07), 492–496. https://doi.org/10.55175/cdk.v53i07.1675

Terbitan

Bagian

Articles