Eksplorasi Tingkat Stres dan Strategi Coping Mahasiswa Kedokteran Tingkat Akhir yang Mengalami Stagnasi dalam Penyusunan Skripsi: Studi Kualitatif di FK Universitas Tanjungpura

Penelitian

Penulis

  • Anggraini Millennia Lo Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpur, Pontianak, Indonesia
  • Desni Yuniarni Departemen Psikologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia
  • Ita Armyanti Departemen Pendidikan Kedokteran,Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-5921-0462

DOI:

https://doi.org/10.55175/cdk.v53i06.1752

Kata Kunci:

Mahasiswa kedokteran, respons stres, sifat stres, stagnasi skripsi, strategi coping, stres akademik

Abstrak

Pendahuluan: Mahasiswa kedokteran tingkat akhir sering menghadapi tekanan akademik yang tinggi dalam penyusunan skripsi, yang dapat menimbulkan stres dan menghambat proses penyelesaian studi. Kondisi stagnasi dalam mengerjakan skripsi mencerminkan ketegangan antara tuntutan akademik, tekanan internal, dan faktor lingkungan yang memengaruhi keseimbangan psikologis mahasiswa. Stres yang tidak terkelola dapat berdampak pada respons emosional, fisik, dan kognitif, serta mendorong penggunaan strategi coping yang tidak adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat stres, respons stres, sifat stres, dan strategi coping pada mahasiswa kedokteran tingkat akhir yang mengalami stagnasi dalam mengerjakan skripsi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis untuk memahami makna pengalaman subjektif mahasiswa terhadap stres akademik. Informan dipilih melalui purposive sampling sebanyak sepuluh mahasiswa kedokteran tingkat akhir yang mengalami stagnasi skripsi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola pengalaman dan strategi adaptasi yang muncul. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada tingkat stres sedang hingga berat, dengan respons stres yang meliputi aspek emosional (cemas, frustrasi, kehilangan motivasi), fisik (kelelahan, gangguan tidur, dan keluhan psikosomatik), serta kognitif (sulit konsentrasi, overthinking, dan prokrastinasi). Sifat stres bervariasi antara stres positif (eustress) yang mendorong produktivitas dan stres negatif (distress) yang menghambat penyelesaian skripsi. Strategi coping yang digunakan terbagi menjadi adaptif (dukungan sosial, doa, manajemen waktu) dan maladaptif (penghindaran, penundaan, penarikan diri). Hambatan sistem akademik seperti birokrasi administratif, relasi hierarkis dengan dosen pembimbing, dan kurangnya dukungan psikososial turut memperburuk kondisi stagnasi. Simpulan: Tingkat stres yang tinggi pada mahasiswa kedokteran tingkat akhir berkaitan dengan respons stres yang kompleks serta kecenderungan penggunaan coping maladaptif ketika dukungan akademik dan emosional tidak memadai. Oleh karena itu, diperlukan upaya institusional berupa pelatihan manajemen stres dan waktu, pendampingan psikososial, serta sistem peringatan dini akademik guna menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan mencegah perburukan stres mahasiswa dalam proses penyusunan skripsi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Desni Yuniarni, Departemen Psikologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia

Department of Psychology, PG-PAUD Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Tanjungpura University, Pontianak, West Kalimantan, Indonesia

Ita Armyanti, Departemen Pendidikan Kedokteran,Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia

Department of Medical Education, Medical Study Program, Faculty of Medicine, Tanjungpura University, Pontianak, West Kalimantan, Indonesia

Referensi

Fink G. Handbook of stress. Vol. 1. San Diego: John Wiley & Sons; 2017. p. 6,12–22.

Tafet GE, Nemeroff CB. The links between stress and depression: psychoneuroendocrinological, genetic, and environmental interactions. J Neuropsychiatry Clin Neurosci. 2016;28(2):77–88. doi: 10.1176/appi.neuropsych.15030053.

World Health Organization. Mental health of adolescents [Internet]. Geneva: WHO; 2025 Sep 1 [cited 2025 Sep 23]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2019.

Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS). Hasil survei I-NAMHS: satu dari tiga remaja Indonesia memiliki masalah kesehatan mental. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada; 2022.

Liu Z, Kuai M. The global burden of depression in adolescents and young adults, 1990–2021: systematic analysis of the global burden of disease study. BMC Psychiatry. 2025;25:767. doi: 10.1186/s12888-025-07201-8.

Sreeramareddy CT, Shankar PR, Binu VS, Mukhopadhyay C, Ray B, Menezes RG. Neurohormonal changes in medical students during academic stress. J Psychosom Res. 2005;58(2):131–5. doi: 10.1016/j.jpsychores.2004.08.002.

Russell G, Lightman S. Hypothalamic-pituitary-adrenal axis and stre

Romeo RD. The teenage brain: The stress response and the adolescent brain. Curr Dir Psychol Sci. 2013;22(2):140–5. doi:10.1177/0963721413475445.

Wardi R, Ifdil I. Stress conditions of students in resolving thesis. Guidena J. 2016;6(2):190–4. doi: 10.24127/gdn.v6i2.344.

Giyarto G, Uyun MZ. Stres pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta dalam mengerjakan skripsi [Skripsi]. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2018.

Toru V. Dampak stres yang dialami mahasiswa saat menyelesaikan skripsi. J Kes Primer. 2019;4(1):30–41.

Purwati S. Tingkat stres akademik pada mahasiswa reguler angkatan 2010 Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia [Skripsi]. Depok: Universitas Indonesia; 2012.

Fasya ZA, Yuwono P, Septiwi C. Gambaran tingkat stres dan mekanisme koping mahasiswa dalam mengerjakan skripsi di STIKES Muhammadiyah Gombong tahun 2019. In: Prosiding University Research Colloquium; 2019. p. 622–9.

Zakaria D. Tingkat stres mahasiswa ketika menempuh skripsi. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang; 2017.

Widodo S, Yusnita I, Sari IP. Hubungan motivasi dengan tingkat kecemasan mahasiswa dalam mengerjakan skripsi. J Ilmu Kesehat. 2021;12(2):123–30.

Febrianti L, Anisah N. Gambaran tingkat stres akademik mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir skripsi di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. J Psikol Pendidik. 2022;4(1):45–53.

Kurniawati W, Setyaningsih R. Manajemen stress pada mahasiswa tingkat akhir dalam penyusunan skripsi. J An-Nur Kaji Pendidik dan Ilmu Keislaman. 2022;8(2):248–53

Lukman, Ratri N. Januari-Juli 2020, 3 nyawa mahasiswa melayang akibat depresi kerjakan skripsi [Internet]. Jatim Times. 2020 Jul 27 [cited 2026 May 26]. Available from: https://jatimtimes.com/baca/219628/20200727/205300/januari-juli-2020-3-nyawa-mahasiswa-melayang-akibat-depresi-kerjakan-skripsi

Lestari GI. Bunuh diri karena dugaan skripsi, fenomena yang mesti disadari, orang terdekat bisa jadi penyelamat [Internet]. Kaltimkece.id. 2020 Jul 14 [cited 2026 May 26]. Available from: https://kaltimkece.id/rupa/kesehatan/bunuh-diri-karena-dugaan-skripsi-fenomena-yang-mesti-disadari-orang-terdekat-bisa-jadi-penyelamat

Wu Y, Yu W, Wu X, Wan H, Wang Y, Lu G. Psychological resilience and positive coping styles among Chinese undergraduate students: a cross-sectional study. BMC Psychol. 2020;8(1):79. doi: 10.1186/s40359-020-00444-y.

Biggs A, Brough P, Drummond S. Lazarus and Folkman’s psychological stress and coping theory. In: Cooper CL, Quick JC, editors. The handbook of stress and health. Chichester: John Wiley & Sons; 2017. p. 349–64. doi: 10.1002/9781118993811.ch21.

Selye H. The stress of life. New York: McGraw-Hill; 1976.

Nelson DL, Quick JC. Stress and eustress: relationship to life events, distress, and health. Acad Manage Rev. 1981;6(2):245–58. doi: 10.5465/amr.1981.4287982.

Pradana M, Putri NK. Gambaran tingkat eustress dan distress pada mahasiswa dalam menghadapi tugas akhir. J Psikol Pendidik dan Konseling. 2020;6(1):50–7.

Wilson J, Osman A, Matas A. Distress and eustress: an analysis of the stress experiences of offshore international students. High Educ Res Dev. 2023;42(7):1423–39. doi: 10.1080/07294360.2022.2148630.

Gibbons C, Dempster M, Moutray M. Stress and eustress in nursing students. J Adv Nurs. 2008;61(3):282–90. doi: 10.1111/j.1365-2648.2007.04497.x.

Lestari P, Syafryadin S, Andriyanti E. Academic stress scale on final year English students when writing thesis during pandemic COVID-19 at Universitas Muhammadiyah Bengkulu. EduScience J. 2021;8(2):56–63.

Sarafino EP, Smith TW. Health psychology: biopsychosocial interactions. 8th ed. Hoboken: Wiley; 2014.

Nuryanti S, Fadillah N. Strategi coping stress pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. J Psikol. 2020;13(1):45–53.

Yuliani N, Putra YD. Hubungan antara coping stress dengan prokrastinasi akademik mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. J Konseling Indones. 2021;6(2):77–85.

Sari DN, Nugroho A. Perbedaan tingkat stres akademik ditinjau dari strategi coping pada mahasiswa. J Psikol. 2021;18(1):34–42.

Putri NA, Widyastuti R. Pengaruh lingkungan akademik terhadap stres akademik pada mahasiswa tingkat akhir. J Psikol Pendidik dan Konseling. 2022;9(2):145–52.

Lazarus RS, Folkman S. Stress, appraisal, and coping. New York: Springer; 1984.

Maslach C, Leiter MP. Understanding the burnout experience: Recent research and its implications for psychiatry. World Psychiatry.2016;15(2):103–11. doi: 10.1002/wps.20311.

Steel P. The nature of procrastination: A meta-analytic and theoretical review of quintessential self-regulatory failure. Psychol Bull. 2007;133(1):65–94. doi: 10.1037/0033-2909.133.1.65.

Markus HR, Kitayama S. Culture and the self: Implications for cognition, emotion, and motivation. Psychol Rev. 1991;98(2):224–53. doi:10.1037/0033-295X.98.2.224.

Misra R, McKean M. College students’ academic stress and its relation to their anxiety, time management, and leisure satisfaction. Am J Health Stud. 2000;16(1):41–51.

Tinto V. Leaving college: Rethinking the causes and cures of student attrition. 2nd ed. Chicago: University of Chicago Press; 1993.

Wright S, Jenkins-Guarnieri MA. Student–faculty relationships and academic outcomes. Teach Psychol. 2012;39(4):242–8. doi:10.1177/0098628312456613.

Festinger L. A theory of social comparison processes. Hum Relat. 1954;7(2):117–40. doi: 10.1177/001872675400700202.

Dyrbye LN, Thomas MR, Shanafelt TD. Systematic review of depression, anxiety, and psychological distress among medical students. Acad Med. 2006;81(4):354–73. doi:10.1097/00001888-200604000-00009.

McEwen BS. Stress, adaptation, and disease: allostasis and allostatic load. Ann N Y Acad Sci. 1998;840:33–44. doi:10.1111/j.1749-6632.1998.tb09546.x.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-15

Cara Mengutip

Lo, A. M., Yuniarni, D., & Armyanti, I. (2026). Eksplorasi Tingkat Stres dan Strategi Coping Mahasiswa Kedokteran Tingkat Akhir yang Mengalami Stagnasi dalam Penyusunan Skripsi: Studi Kualitatif di FK Universitas Tanjungpura: Penelitian. Cermin Dunia Kedokteran, 53(06), 364–380. https://doi.org/10.55175/cdk.v53i06.1752

Terbitan

Bagian

Articles