Dolikoektasia Serebral Multipel sebagai Faktor Potensial Penyebab Perdarahan Intrakranial dan Intraventrikular Selama Krisis Hipertensi: Laporan Kasus
Laporan Kasus
DOI:
https://doi.org/10.55175/cdk.v53i06.1899Kata Kunci:
Dolichoectasia, laporan kasus, perdarahan intrakranial, perdarahan intraventrikular, vaskularAbstrak
Pendahuluan: Dolichoectasia (DE) merupakan anomali vaskular otak yang jarang terjadi, ditandai dengan pelebaran dan pemanjangan pembuluh darah otak yang abnormal. Kejadiannya relatif jarang, dengan perkiraan prevalensi berkisar 0,05% hingga 0,06%. Meskipun sebagian besar diamati dalam sistem vertebrobasilar, kasus yang melibatkan sirkulasi serebral anterior juga telah didokumentasikan. Pasien dengan DE rentan terhadap perdarahan intrakranial dan intraventrikular. Kasus: Pria berusia 54 tahun dengan kelemahan ekstremitas mendadak, krisis hipertensi, dan hiperlipidemia. Pemeriksaan CT menunjukkan perdarahan intrakranial di talamus kiri dan perdarahan intraventrikular di cornu posterior ventrikel kiri dengan pelebaran arteri intraserebral dan arteri vertebrobasilar. Temuan pencitraan ini mengarah pada diagnosis dolichoectasia multipel serebral. Pasien menjalani penanganan konservatif dengan terapi antihipertensi dan dekompresi yang menghasilkan pengurangan gejala secara bertahap. Pembahasan: Hipertensi dianggap sebagai faktor risiko utama terjadinya perdarahan intrakranial pada pasien ini, sedangkan dolichoectasia dapat merupakan kelainan vaskular yang menyertai dan berpotensi meningkatkan kerentanan dinding pembuluh darah. Perubahan struktural pada pembuluh darah yang mengalami dolichoectasia, termasuk gangguan serabut elastis dan remodeling tunika media, dapat menyebabkan berkurangnya integritas vaskular pada kondisi stres hemodinamik berat. Oleh karena itu, koeksistensi antara krisis hipertensi dan dolichoectasia multipel dapat meningkatkan kerentanan terhadap komplikasi perdarahan. Simpulan: Pencitraan CT sangat penting untuk diagnosis dolichoectasia dan deteksi komplikasi terkait, termasuk perdarahan intrakranial dan intraventrikular. Diagnosis dini dan akurat dapat memastikan pengobatan yang efektif.
Unduhan
Referensi
Yuh SJ, Alkherayf F, Lesiuk H. Dolichoectasia of the vertebral basilar and internal carotid arteries: A case report and literature review. Surg Neurol Int. 2013 Nov 29;4:153. doi: 10.4103/2152-7806.122397.
Conradie JM, Bonnet EG. Dolichoectasia and its diagnostic criteria: a case report and literature review. Cureus 2021 Jan 6;13(1):e12516. doi:10.7759/cureus.12516.
Del Brutto VJ, Gutierrez J, Goryawala MZ, Sacco RL, Rundek T, Romano JG. Prevalence and clinical correlates of intracranial dolichoectasia in individuals with ischemic stroke. Stroke 2021 Jul;52(7):2311–8. doi: 10.1161/STROKEAHA.120.032225.
Anízar Rodríguez C, Mendoza Ugalde D, García-Tecpa RA. Case report: mixed-cause vertigo and sudden sensorineural hearing loss as presentations of vertebrobasilar dolichoectasia. Cureus 2022;14(8):e28136. doi:10.7759/cureus.28136.
Passero SG, Calchetti B, Bartalini S. Intracranial bleeding in patients with vertebrobasilar dolichoectasia. Stroke 2005 Jul;36(7):1421–5. doi: 10.1161/01.STR.0000172311.64662.9c.
Del Brutto VJ, Ortiz JG, Biller J. Intracranial arterial dolichoectasia. Frontiers Neurol. 2017;8:344. doi: 10.3389/fneur.2017.00344.
Rathore L, Yamada Y, Kawase T, Kato Y, Senapati SB. A 5-year follow-up of intracranial arterial dolichoectasia: a case report and review of literature case report. Asian J NeuroSurg. 2019;14(4):1302–7. doi: 10.4103/ajns.AJNS_282_18.
Del Brutto VJ, Ortiz JG, Biller J. Intracranial Arterial Dolichoectasia. Front. Neurol. 2017;8:344. doi: 10.3389/fneur.2017.00344
Kim JY, Kim JW, Yoon MJ, Suk SH. Acute subarachnoid hemorrhage due to giant vertebrobasilar dolichoectasia. J Neurocrit Care. 2019;12(2):117–21. doi: 10.18700/jnc.190081.
Ghanaati H, Rahmatian A, Taheri M, Bahaadin Siroos S. Isolated intracranial arterial dolichoectasia of the anterior cerebral artery, a case report and review the literature. Interdiscip Neurosurg. 2023;34:101849. doi: 10.1016/j.inat.2023.101849.
Kansal R, Mahore A, Dange N, Kukreja S. Dolichoectasia of vertebrobasilar arteries as a cause of hydrocephalus. J Neurosci Rural Pract. 2011;02(01):062–4. doi: 10.4103/0976-3147.80106.
Yin K, Liang S, Tang X, Li M, Yuan J, Wu M, et al. The relationship between intracranial arterial dolichoectasia and intracranial atherosclerosis. Clin Neurol Neurosurg. 2021;200:106408. https://doi.org/10.1016/j.clineuro.2020.106408.
Zhang DP, Yin S, Zhang HL, Li D, Song B, Liang JX. Association between intracranial arterial dolichoectasia and cerebral small vessel disease and its underlying mechanisms. J Stroke Korean Stroke Soc 2020;22:173–84. doi: 10.5853/jos.2019.02985
Wang Y, Yu J. Prospects and dilemmas of endovascular treatment for vertebrobasilar dolichoectasia. Front Neurol. 2022:13:895527. doi:10.3389/fneur.2022.895527.
Zhai FF, Yan S, Li ML, Han F, Wang Q, Zhou LX, et al. Intracranial arterial dolichoectasia and stenosis: risk factors and relation to cerebral small vessel disease. Stroke 2018;49(5):1135–40. doi: 10.1161/STROKEAHA.117.020130.
Wang J, Jia L, Yang X, Jia X, Liu J, Liu P, et al. Outcomes in symptomatic patients with vertebrobasilar dolichoectasia following endovascular treatment. Front Neurol. 2019;10:610. doi: 10.3389/fneur.2019.00610.
Wolters FJ, Rinkel GJE, Vergouwen MDI. Clinical course and treatment of vertebrobasilar dolichoectasia: a systematic review of the literature.Neurol Res. 2013;35(2):131–7. doi: 10.1179/1743132812y.0000000149.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Agnes Triana Basja, Lathifatul Fikriyah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






