Hernia Inguinal Lateral pada Seorang Anak Berusia 13 Tahun: Laporan Kasus

Laporan Kasus

Penulis

  • Felicia Vivian Nowi Putri Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia
  • Dave Edgar Leifon Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia
  • Sonya Hedva Sharon Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia
  • Daniel Ardian Soeselo Departemen Bedah, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia; KSM Bedah Rumah Sakit Atma Jaya, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55175/cdk.v53i05.1970

Kata Kunci:

Laporan kasus, inkarserasi, hernia inguinalis, operasi perbaikan hernia inguinalis terbuka, anak

Abstrak

Latar belakang: Hernia inguinalis indirek, khususnya pada anak, terjadi karena kegagalan penutupan processus vaginalis dan terletak lateral terhadap pembuluh epigastrika inferior. Hernia umumnya didapatkan pada usia 0–5 tahun, pada bayi prematur, serta pada lansia usia 75–80 tahun. Namun demikian, pasien pada kasus ini berusia 13 tahun, usia yang tergolong tidak umum untuk manifestasi hernia kongenital. Kasus: Anak laki-laki 13 tahun dengan keluhan benjolan hilang timbul pada skrotum kiri sejak satu bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik saat posisi berdiri terlihat benjolan lonjong dari inguinal kiri hingga skrotum kiri yang makin menonjol dengan Valsalva test. Saat berbaring, benjolan bisa dimasukkan kembali. Benjolan teraba kenyal, berbatas tegas, permukaan licin, dan reponibel saat ditekan. Testis teraba 2 buah dengan ukuran sama di skrotumnya. Diagnosis hernia inguinalis indirek sinistra; pasien menjalani prosedur herniotomi tanpa komplikasi. Pemulihan pascaoperasi baik tanpa keluhan lanjutan. Pembahasan: Hernia inguinalis indirek pada anak umumnya disebabkan oleh persistensi processus vaginalis dan ditandai benjolan yang muncul saat peningkatan tekanan intraabdomen. Diagnosis bersifat klinis dan tata laksana definitif adalah pembedahan (herniotomi) karena risiko inkarserasi lebih tinggi. Simpulan: Laporan kasus ini menekankan pentingnya deteksi dini dan intervensi tepat pada populasi anak, untuk mencegah komplikasi seperti inkarserasi atau strangulasi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Townsend CM Jr, Beauchamp RD, Evers BM. Sabiston textbook of surgery: the biological basis of modern surgical practice. 21st ed. Philadelphia: Elsevier; 2021.

Brunicardi FC, Andersen DK, Billiar TR, Dunn DL, Kao LS, Hunter JG, et al. Schwartz’s principles of surgery. 11th ed. New York: McGraw-Hill; 2019.

Shakil A, Aparicio K, Barta E, Munez K. Inguinal hernias: diagnosis and management. Am Fam Phys. 2020;102(8):487–92. PMID: 33064426.

Chang SJ, Chen JYC, Hsu CK, Chuang FC, Yang SSD. The incidence of inguinal hernia and associated risk factors of incarceration in pediatric inguinal hernia: a nation-wide longitudinal population-based study. Hernia. 2016;20(4):559–63. doi:10.1007/s10029-015-1450-x.

Hammoud M, Gerken J. Inguinal hernia [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publ; 2025 [cited 2025 May 22]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK513332/.

Brainwood M, Beirne G, Fenech M. Persistence of the processus vaginalis and its related disorders. Australas J Ultrasound Med. 2020;23(1):22–9. doi: 10.1002/ajum.12195.

Reistrup H, Fonnes S, Rosenberg J. No reason to use mesh in groin hernia repair in adolescents. J Abdominal Wall Surg. 2024;2:2–3. doi: 10.3389/jaws.2023.12336.

World Health Organization, International Association for the Study of Obesity, International Obesity Task Force. The Asia Pacific perspective: redefining obesity and its treatment [Internet]. Geneva: WHO; 2000:15–21. Available from: https://iris.who.int/items/a74d8440-5c1d-4237-9559-3f729058587b.

Huzaifa M, Moreno MA. Hydrocele [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 [cited 2025 May 22]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK559125/. PMID: 32644551.

American Urological Association. Hydroceles and inguinal hernia [Internet]. Urology Care Foundation; 2024 [cited 2025 May 22]. Available from: https://www.urologyhealth.org/urology-a-z/h/hydroceles-and-inguinal-hernia.

Rupp TJ, Leslie SW. Epididymitis [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 [cited 2025 May 22]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430814/. PMID: 28613565.

Olesen CS, Mortensen LQ, Oberg S, Rosenberg J. Risk of incarceration in children with inguinal hernia: a systematic review. Hernia. 2019;23(2):245–54. doi: 10.1007/s10029-019-01877-0.

Morini F, Dreuning KMA, Janssen Lok MJH, Wester T, Derikx JPM, Friedmacher F, et al. Surgical management of pediatric inguinal hernia: a systematic review and guideline from the European Pediatric Surgeons’ Association Evidence and Guideline Committee. Eur J Pediatr Surg. 2022;32(3):219–32. https://doi.org/10.1055/s-0040-1721420.

Muff JL, Lunger F, Probyn K, Cogo E, Holland-Cunz S, Vuille-dit-Bille RN. Open versus laparoscopic repair for paediatric inguinal hernia. Cochrane Database Syst Rev. 2024;2024(3):2. doi: 10.1002/14651858.CD015470.

Zhu LL, Xu WJ, Liu JB, Huang X, Lv ZB. Comparison of laparoscopic hernia repair and open herniotomy in children: a retrospective cohort study. Hernia 2017;21(3):417–23. doi: 10.1007/s10029-017-1607-x.

Crankson SJ, Al Tawil K, Al Namshan M, Al Jadaan S, Baylon BJ, Gieballa M, et al. Management of inguinal hernia in premature infants: 10-year experience. J Indian Assoc Pediatr Surg. 2015;20:21–4. PMID: 25552826.

Dastgerdi MMH, Nazem M, Sirousfard M. Outcomes of pediatric inguinal hernia repair with or without opening the external oblique muscle fascia. J Res Med Sci. 2015;20(12):1172. doi:10.4103/1735-1995.172985.

Diterbitkan

2026-05-13

Cara Mengutip

Putri, F. V. N., Leifon, D. E., Sharon, S. H., & Soeselo, D. A. (2026). Hernia Inguinal Lateral pada Seorang Anak Berusia 13 Tahun: Laporan Kasus: Laporan Kasus. Cermin Dunia Kedokteran, 53(05), 330–333. https://doi.org/10.55175/cdk.v53i05.1970