Hubungan Fase Pengobatan dengan Kualitas Hidup Pasien TB di Puskesmas Perumnas I Pontianak, Indonesia

Penelitian

Penulis

  • Jihan Nabila Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura,Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia
  • Agus Fitriangga Departemen Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia
  • Eka Ardiani Putri Departemen Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55175/cdk.v53i02.1390

Kata Kunci:

Fase pengobatan, kualitas hidup, TB

Abstrak

Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis atau dikenal sebagai bakteri tahan asam. Salah satu langkah untuk mengontrol kasus TB adalah dengan pengobatan. Keberhasilan pengobatan memengaruhi kualitas hidup pasien TB paru. Pengobatan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien tuberkulosis (TB) paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fase pengobatan dengan kualitas hidup pasien TB di Puskesmas Perumnas I Pontianak. Metode: Penelitian analitik observasional potong lintang dan metode total sampling dengan jumlah subjek 23 pasien TB. Kualitas hidup dinilai dengan kuesioner WHOQOL-BREF. Analisis data univariat dan bivariat dengan Fisher's exact test. Analisis univariat digunakan untuk melihat distribusi karakteristik subjek penelitian, sedangkan analisis bivariat untuk mengetahui hubungan fase pengobatan dengan kualitas hidup. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara fase pengobatan dengan kualitas hidup pasien TB di Puskesmas Perumnas I Pontianak. (Sig.(2-tailed) p = 0,005). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara fase pengobatan dengan kualitas hidup pasien TB di Puskesmas Perumnas I Pontianak.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Direktorat Jenderal Pengendalian Tuberculosis. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2014.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia tahun 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Indonesia; 2019.

Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Profil kesehatan Kota Pontianak tahun 2017. Pontianak: Dinas Kesehatan Pontianak; 2017.

Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Profil kesehatan Kota Pontianak tahun 2018. Pontianak: Dinas Kesehatan Pontianak; 2018.

Activity report of the international union against tuberculosis and lung disease. International Union Against Tuberculosis and Lung Disease.2007: 817.

World Health Organization. Global tuberculosis report 2019 [Internet]. Geneva: World Health Organization; 2019. Available from: https://www.who.int/publications/i/item/global-tuberculosis-report-2019.

Muniyandi M, Rajeswari R, Balasubramanian R, Nirupa C, Gopi, PG, Jaggarajamma K, et al. Evaluation of posttreatment health-related quality of life (HRQoL) among tuberculosis patients. Int J Tuberc Lung Dis. 2009;11:887−92. PMID: 17705955.

World Health Organization. Programme on mental health: WHOQOL user manual, 2012 revision [Internet]. Geneva: World Health Organization;2013. Available from: https://www.who.int/publications/i/item/WHO-HIS-HSI-Rev.2012-3.

Brown J, Capocci S, Smith C, Morris S, Abubakar I, Lipman M. Health status and quality of life in tuberculosis. Internat J Infect Dis.2015;32:68−75. doi: 10.1016/j.ijid.2014.12.045. PMID: 25809759.

Pariyana, Liberty IA, Kasim BI, Ridwan A. Perbedaan pekembangan kualitas hidup penderita TB paru menggunakan instrumen Indonesian WHOQOL-BREFF questionnaire terhadap fase pengobatan tuberculosis. JKK. 2018 Oct. 1;5(3):124−32. https://doi.org/10.32539/jkk.v5i3.104.

Lengkong JVM. Characteristics of patients with pulmonary tuberculosis, side effects of antituberculosis drugs, and accuracy of diagnosis of patients with pulmonary tuberculosis. Eur J Mol Clin Med. 2020;07(03):2020.

Hendrik, Perwitasari DA, Mulyani UA, Thobari JA. Pengukuran kualitas hidup pasien tuberkulosis menggunakan instrumen St George Respiratory Questionnaire (SGRQ) di Yogyakarta. Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik 2017:28−34. https://doi.org/10.31942/jiffk.v0i0.1340.

Setiyowati E, Hanik U, Adiba D, Mazida EM, Sri Wahyuni R, Agus Andriawan F, et al. Determinants of the quality of life of pulmonary tuberculosis (PTB) patients in Surabaya city. J Ilmiah Kes. 2020;13(2):116−23. https://doi.org/10.33086/jhs.v13i2.1306.

Anisah SN, Djuwita R, Sudaryo MK. The influence of social support to the quality of life of tuberculosis patients in Depok, West Java Province, Indonesia. Global J Health Sci. 2020;12(12):112. doi: 10.5539/gjhs.v12n12p112.

Suriya M. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien TB paru di Rumah Sakit Khusus Paru Lubuk Alung Sumatera Barat. Jurnal Keperawatan Abdurrab. 2018 Jun;2(1):29−38.

Malik M, Nasir R, Hussain A. Health related quality of life among TB patients: question mark on performance of TB DOTS in Pakistan. J Trop Med. 2018;2018:2538532. doi: 10.1155/2018/2538532.

Wahyuni AS, Soeroso N, Harahap J, Amelia R, Alona I. Quality of life of pulmonary TB patients after intensive phase treatmentin the health centers of Medan city, Indonesia. IOP Conf Series: Earth and Environmental Sci. 2018;125:012142. doi: 10.1088/1755-1315/125/1/012142.

Rahajeng B, Shafira N, Utami P. Effects of anti tuberculosis side effect on the quality of life tuberculosis patients in RSKP Respira Yogyakarta at the period of January-June 2019. Atlantis Press. 2021:321−6. doi: 10.2991/ahsr.k.210115.068.

Ashutosh N, Aggarwal. Quality of life with tuberculosis. J Clin Tuberc Other Mycobact Dis. 2019;17:100121. doi: 10.1016/j.jctube.2019.100121.

Juliasih NN, Mertaniasih NM, Hadi C, Soedarsono, Sari RM, Alfian IN. Factors affecting tuberculosis patients’ quality of life in Surabaya, Indonesia. J Multidisciplinary Healthcare. 2020;13:1475–80. doi: 10.2147/JMDH.S274386.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-10

Cara Mengutip

Nabila, J., Fitriangga, A., & Putri, E. A. (2026). Hubungan Fase Pengobatan dengan Kualitas Hidup Pasien TB di Puskesmas Perumnas I Pontianak, Indonesia: Penelitian. Cermin Dunia Kedokteran, 53(02), 66–70. https://doi.org/10.55175/cdk.v53i02.1390