Analisis Determinan Sosiodemografi dan Perilaku Terkait Kejadian Servisitis dalam Kehamilan

Tinjauan Sistematik

Penulis

  • Nabila Safhira Titan Kencana Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Flora Ramona Sigit Prakoeswa Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Ratih Pramuningtyas Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Siti Soekiswati Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Dykall Naf’an Dzikri Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55175/cdk.v53i04.1901

Kata Kunci:

Faktor risiko, kehamilan, peradangan serviks, servisitis

Abstrak

Pendahuluan: Servisitis adalah peradangan serviks yang dapat menyebabkan komplikasi serius selama kehamilan. Penulisan artikel ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian servisitis pada wanita hamil. Metode: Literature review dengan analisis naratif. Pencarian artikel dilakukan pada database ScienceDirect, Sage, Google Scholar, dan Garuda menggunakan kata kunci yang telah ditentukan. Sebanyak 2.009 artikel diperoleh dari 4 database tersebut. Setelah proses skrining berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 15 artikel untuk dianalisis. Hasil: Kejadian servisitis pada wanita hamil dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko, meliputi: (1) Karakteristik demografi seperti usia dan etnis; (2) Perilaku dan gaya hidup termasuk pola hubungan seksual dan merokok; (3) Riwayat kesehatan obstetri dan ginekologi; (4) Faktor sosio-ekonomi; (5) Lingkungan tempat tinggal; dan (6) Personal hygiene. Faktor paling konsisten dilaporkan adalah personal hygiene yang buruk, status sosial ekonomi rendah, dan perilaku seksual berisiko. Simpulan: Servisitis pada wanita hamil berhubungan dengan faktor-faktor risiko yang kompleks dan multidimensional. Identifikasi faktor-faktor ini penting untuk mengembangkan strategi pencegahan dan deteksi dini, agar dapat menurunkan angka kejadian servisitis dan mencegah komplikasi kehamilan yang serius.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Muliarini P, Yudawati S. Hubungan pola seksual dan personal hygiene dengan kejadian servisitis pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung Kabupaten Malang. Biomed Sci. 2019;7(1):1–10.

Abrori A, Hermawan AD, Inayati S. Faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya servisitis pada wanita di lingkungan keluarga pegawai negeri sipil pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Unnes J Public Heal. 2016;5(3):263. doi:10.15294/ujph.v5i3.11274.

Haramaini A, Rachmatdinata R, Rowawi R. Prevalensi servisitis gonore pada wanita hamil di rumah sakit khusus ibu dan anak Kota Bandung tahun 2015. Glob Med Heal Commun. 2016;4(1):44–52. doi:10.29313/gmhc.v4i1.1999.

Mbere MI, Astutik VY, Sari DK. Hubungan antara pola seksual dan personal hygiene dengan kejadian servisitis pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung. Biomed Sci. 2021;7(2):25–31.

Munpangati S, Yulindahwati A, Yuliani I. Perilaku seksual dan kejadian servisitis pada ibu rumah tangga. J Pendidik Kesehat. 2018;7(1):32–6.

Hangganingrum LP, Ariandini S. Hubungan kejadian keputihan dengan servisitis pada wanita usia subur. J Ilm Kebidanan Indones.

;9(04):180–4. https://doi.org/10.33221/jiki.v9i04.420.

Basuki MS. Pengantar metode penelitian kuantitatif. Bandung: Media Sains Indonesia; 2021.

Hasanabad H. Prevalence of chlamydia trachomatis and mycoplasma genitalium in pregnant women of Sabzevar-Iran. Iran J Microbiol. 2011;3(3):123. PMID: 22347594.

Ramos BR, Polettini J, Marcolino LD, Vieira EP, Marques MA, Tristao AR, et al. Prevalence and risk factors of chlamydia trachomatis cervicitis in pregnant women at the genital tract infection in obstetrics unit care at botucatu medical school, São Paulo state university-UNESP, Brazil. J Low Genit Tract Dis. 2011;15(1):20–4. doi:10.1097/LGT.0B013E3181ED3D58.

Miranda AE, Pinto VM, Gaydos CA. Trichomonas vaginalis infection among young pregnant women in Brazil. Brazilian J Infect Dis.

;18(6):669–71. doi:10.1016/j.bjid.2014.07.002.

Dalilah N. Servisitis klamidia pada ibu hamil di RSKIA Kota Bandung tahun 2015. Media Dermato-Venereologica Indones. 2016;43(4):133–8.

Park JY, Zimmerman L, Stempinski K, Bridge R, Roston A, Patel A. Prevalence of chlamydia trachomatis and neisseria gonorrhoeae in an urban public hospital pregnancy termination clinic. Int J STD AIDS. 2017;28(12):1164–8. doi:10.1177/0956462417689984.

Pourabbas B, Rezaei Z, Mardaneh J, Shahian M, Alborzi A. Prevalence of Chlamydia trachomatis and Neisseria gonorrhoeae infections among pregnant women and eye colonization of their neonates at birth time, Shiraz, Southern Iran. BMC Infect Dis. 2018;18(1):1–4. doi:10.1186/s12879-018-3382-4.

De Azevedo MJN, Dos Santos Nunes S, De Oliveira FG, Pires Rocha DA. High prevalence of chlamydia trachomatis in pregnant women attended at primary health care services in Amazon, Brazil. Rev Inst Med Trop Sao Paulo. 2019;61:e6. doi:10.1590/S1678-9946201961006.

Kiguen AX, Marrama M, Ruiz S, Estofan P, Venezuela RF, Mosmann JP, et al. Prevalence, risk factors and molecular characterization of chlamydia trachomatis in pregnant women from Cordoba, Argentina: a prospective study. PLoS One. 2019;14(5):e0217245. doi:10.1371/journal.pone.0217245.

Lazenby GB, Thompson L, Powell AM, Soper DE. Unexpected high rates of persistent trichomonas vaginalis infection in a retrospective cohort of treated pregnant women. Sex Transm Dis. 2019;46(1):2–8. doi:10.1097/OLQ.0000000000000902.

Nas FS, Yahaya A, Muazu L, Halliru aibu N, Ali M. Prevalence of trichomonas vaginalis among pregnant women attending ante-natal care in Kano, Nigeria. Eur J Med Heal Sci. 2020;2(2):39–45. doi:10.34104/ejmhs.020.39045.

Rajabpour M, Emamie AD, Pourmand MR, Goodarzi NN, Asbagh FA, Whiley DM. Chlamydia trachomatis, neisseria gonorrhoeae, and

trichomonas vaginalis among women with genitourinary infection and pregnancy-related complications in Tehran: a cross-sectional study. Int J STD AIDS. 2020;31(8):773–80. doi:10.1177/0956462420922462.

Imam TS, Mati H, Yahaya A. Prevalence of trichomonas vaginalis infection among pregnant women attending Sheikh Muhammad Jidda General Hospital, Kano state, Nigeria. Int J Biomed Heal Sci. 2021;6(4):255–9. https://doi.org/10.34104/ejmhs.020.39045.

Simons JL, McKenzie JS, Wright NC, Sheikh SA, Subramaniam A, Tita ATN, et al. Chlamydia prevalence by age and correlates of infection among pregnant women. Sex Transm Dis. 2021;48(1):37−41. doi:10.1097/OLQ.0000000000001261.

Niles J. Chlamydia trachomatis and neisseria gonorrhoeae in pregnancy: trends in United States, 2010 to 2018. Sex Transm Dis.

;48(12):932–8. doi:10.1097/OLQ.0000000000001504. PMID: 34192725.

Ginting D. Hubungan konsistensi pemakaian kondom dengan kejadian infeksi menular seksual (ims) pada wanita pekerja seks di Tanjung Morawa. J Med Sch. 2019;52(1):9–16.

Nijhawan AE, Chapin KC, Salloway R, Andrea S, Champion J, Roberts M, et al. Prevalence and predictors of trichomonas infection in newly incarcerated women. Sex Transm Dis. 2012;39(12). doi:10.1097/OLQ.0b013e31826e8847.

Sharpe TT, Voute C, Rose MA, Cleveland J, Dean HD, Fenton K. Social determinants of hiv/aids and sexually transmitted diseases among black women: implications for health equity. J Women’s Heal. 2012;21(3):249–54. doi:10.1089/jwh.2011.3350.

Creanga AA, Bateman BT, Mhyre JM, Kuklina E, Shilkrut A, Callaghan WM. Performance of racial and ethnic minority-serving hospitals on delivery-related indicators. Am J Obstet Gynecol. 2014;211(6):647.e1−e16. doi:10.1016/j.ajog.2014.06.006.

Ramos JM, Martinez-Martin M, Reyes F, Lemma D, Belinchon I, Gutierrez F. Gender differential on characteristics and outcome of leprosy patients admitted to a long-term care rural hospital in South-Eastern Ethiopia. Int J Equity Health. 2012;11(1):1–7. doi:10.1186/1475-9276-11-56.

Susanty F. Servisitis klamidia pada ibu hamil di RSKIA Kota Bandung tahun 2015. J Heal Sains. 2021;2(3):316–27.

Saputra N, Widjanarko B, Setyawan H. Faktor-faktor risiko pada host dan lingkungan yang berpengaruh terhadap kejadian servisitis pada psk. Lap Penelitian Padang Univ Andalas. 2016;(021):3–8. https://doi.org/10.24893/jkma.v11i1.206.

Basri A, Husen SH. Personal hygiene, paritas dan informasi kesehatan terhadap kejadian penyakit menular seksual pada ibu rumah tangga. J Ilm Permas J Ilm STIKES Kendal. 2021;11(4):5–6. https://doi.org/10.32583/pskm.v11i4.1602.

Hardiani RS, Purwanti A. Motivasi dan kepatuhan kunjungan anc pada ibu hamil. Keperawatan. 2012;3:183–8.

Rokhmah D. Implikasi mobilitas penduduk dan gaya hidup seksual terhadap penularan HIV/AIDS. J Kesehat Masy. 2014;9(2):183–90.

Lanes EJ, Mongan SP, Wantania JJE. Perbedaan pengetahuan dan sikap remaja tentang infeksi menular seksual di sma/smk perkotaan dan pedesaan. e-CliniC. 2021;9(1):51–9. doi:10.35790/ecl.v9i1.31856.

Krismi A, Brahmanti H, Pudjiati SR. Infeksi menular seksual multipel pada perempuan hamil trimester kedua (laporan kasus). Berk Ilm Kedokt Duta Wacana. 2015;1(1):42–9. doi:10.21460/bikdw.v1i1.5.

Chan MY, Smith MA. Infections in pregnancy. In: Comprehensive toxicology. 3rd ed. Oxford: Elsevier; 2018. p. 232–49.

Runtukahu ATZ, Marunduh SR, Polii H. Peran imunitas seluler pada ibu hamil. J e-Biomedik. 2021;9(2):215–21. doi:10.35790/ebm.

v9i2.31796.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-10

Cara Mengutip

Kencana, N. S. T., Prakoeswa, F. R. S., Pramuningtyas, R., Soekiswati, S., & Dzikri, D. N. (2026). Analisis Determinan Sosiodemografi dan Perilaku Terkait Kejadian Servisitis dalam Kehamilan: Tinjauan Sistematik. Cermin Dunia Kedokteran, 53(04), 226–232. https://doi.org/10.55175/cdk.v53i04.1901