Pemberian Bubur Tempe Instan dan Sediaan Komersial Diabetes pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2, Kanker Kaput Pankreas, dan Hipoalbuminemia: Studi Kasus
Laporan Kasus
DOI:
https://doi.org/10.55175/cdk.v53i01.2068Kata Kunci:
Bubur instan, diabetes melitus, sediaan komersial diabetes, studi kasus, tempeAbstrak
Pendahuluan: Pasien diabetes melitus dengan kanker kaput (caput) pankreas umumnya mengalami penurunan asupan makan akibat keluhan gastrointestinal, seperti nyeri perut, mual, muntah dan perut terasa penuh. Salah satu cara mengatasinya dengan memberikan makanan porsi kecil padat nutrisi serta mudah cerna. Kasus: Seorang laki-laki usia 58 tahun memiliki riwayat nyeri perut kanan atas, demam, BAB berwarna putih, dirawat dengan kanker kaput pankeras dan hipoalbuminemia. Riwayat DM tipe 2 selama 2 tahun dan pemasangan stent bilier. Asupan
makan di rumah < 25% dari kebutuhan. Status gizi kekurangan berat badan tingkat berat dengan indeks massa tubuh (IMT) 16 kg/m2, hipoalbuminemia (2,6 g/dL), dan hiperglikemia (GDS 220 mg/dL). Terdapat edema di kedua ekstremitas bawah dan asites. Diagnosis gizi
NC.4.1 Malnutrisi berkaitan dengan asupan kurang jangka panjang. Intervensi gizi bertujuan mengoptimalkan asupan makan secara bertahap (target > 80% kebutuhan) dalam 5 hari, dengan memberikan bentuk makanan mudah cerna dan indeks glikemik rendah berupa modifikasi bubur tempe instan dan sediaan komersial diabetes dalam porsi kecil. Pembahasan: Intervensi gizi tersebut nutrisi dapat meningkatkan asupan pasien dengan penerimaan yang baik dan meningkatkan toleransi gastrointestinal. Simpulan: Modifikasi bubur tempe instan dan sediaan
komersial diabetes dapat meningkatkan asupan pasien dengan daya terima baik serta memperbaiki toleransi terhadap gastrointestinal.
Unduhan
Referensi
Probosari E. Penatalaksanaan gizi pada pasien dengan kanker pankreas. JNH. 2018;6(1):21. doi:10.14710/jnh.6.1.2018.21-30.
Agustini I, Suter I, Permana. Pembuatan produk ready to use therapeutic food (RUTF) dengan kombinasi kacang tanah dan kacang hijau. Media Ilmiah Teknologi Pangan 2018;5(1):11–8.
Nilawati, Srinur. Sapnita. Buku ajar gizi & diet. Malang: CV Rena Cipta Mandiri; 2023.
Anggraeni AC. Asuhan gizi nutritional care process. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2012.
Kementerian Kesehatan RI 2014. Pedoman gizi seimbang [Internet]. 2014. Available from: https://pergizi.org/pedoman-gizi-seimbang-2014-terbaru/.
Saputri JY. Validasi SQ-FFQ dengan estimated food record untuk menilai asupan zat gizi dan keragaman pangan pada mahasiswa. J Ilmu Kes Gizi 2025;3(2):138−46 https://doi.org/10.55606/jikg.v3i2.4293.
Abdillah Fajar, Suratman. Buku saku gizi. 3rd Ed. Jakarta: Persagi; 2019.
Gibson RS. Principles of nutritional assessment. 2nd Ed. New York: Oxford University Press Inc.; 2005.
Perhimpunan Endokrinologi Indonesia. Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia [Internet]. 2019. Available from: https://pbperkeni.or.id/wp-content/uploads/2021/06/Pedoman-Pengelolaan-DM-Tipe-2-Dewasa-di-Indonesia-eBook-PDF.pdf.
Ayustaningwarno F, Rustanti N, Afifah Nur D, Anjani G. Teori dan aplikasi teknologi pangan (universitas). Semarang: Fakultas Kedokteran,Universitas Diponegoro; 2021.
Retti N. Penetapan kriteria mutu awal dalam penentuan titik kritis produk bubur instan fungsional untuk penderita diabetes tipe –2 (Bifud). J Cakrawala 2024;3(5): 1747−58.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Kamus besar bahasa Indonesia [Internet]. 2016. Available from: https://kbbi.kemdikbud.go.id/.
Persatuan Ahli Gizi Indonesia Asosiasi Dietisien Indonesia. Buku penuntun diet dan terapi gizi edisi 4. Jakarta: EGC; 2019.
Festi WP. Buka ajar gizi dan diet. Surabaya: UM Surabaya Publ.; 2018.
An Nisa, Arjita IPD, Mardiah A, Permana KD. Hubungan kepatuhan diet dengan kadar glukosa darah penderita DM tipe II di Puskesmas Karang Taliwang Mataram. J Ilmiah Kes Institut Medika Drg Suherman. 2023;5(1):91−101.
Watanabe H, Takashi Oshima. The latest treatments for cancer cachexia: an overview. Anticancer Res 2023;43:511−21. doi:10.21873/anticanres.16188.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ni Putu Destriani Devi, Ni Putu Elsa Herawati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



