Episode Berulang Malaria: Laporan Kasus
Laporan Kasus
DOI:
https://doi.org/10.55175/cdk.v53i02.994Kata Kunci:
Episode malaria, case report, malariaAbstrak
Pendahuluan: Penduduk di daerah endemis malaria dapat mengalami lebih dari 1 kali serangan episode malaria dalam 1 musim. Kasus: Laki-laki, usia 29 tahun, dengan gejala demam naik turun sepanjang hari, disertai menggigil dan nyeri kepala sejak 3 hari. Sekitar 3 minggu
yang lalu pasien pulang dari Papua. Pasien memiliki riwayat bekerja di Papua selama 1 tahun dan sudah 5 kali terkena malaria; 3 kali malaria falciparum dan 2 kali malaria vivax. Dua bulan sebelumnya pasien mengonsumsi obat DHP (dihydroartemisinin 40 mg + piperaquine
phosphate 320 mg) dan primaquine. Sebelum ke Papua, pasien tidak mengonsumsi obat pencegahan malaria. Pada pemeriksaan awal, suhu 38,6oC dengan leukositosis 13.580/μL. Pada darah tepi ditemukan parasit Plasmodium vivax stadium trophozoite dan gametocyte. Pasien diberi terapi DHP 1 kali 4 tablet selama 3 hari dan primaquine 1 kali 15 mg selama 14 hari. Pembahasan: Pada hari kedua perawatan atau hari keempat sejak gejala timbul, klinis pasien membaik. Pada hari keempat perawatan atau hari keenam sejak gejala timbul, pasien tanpa keluhan, tanda vital dan pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pasien dipulangkan dengan melanjutkan terapi primaquine 1 kali 15 mg selama 11 hari selanjutnya. Simpulan: Terapi DHP (dihydroartemisinin 40 mg + piperaquine phosphate 320 mg) 1 kali 4 tablet selama 3 hari dan primaquine 1 kali 15 mg selama 14 hari memberikan efek kuratif radikal.
Unduhan
Referensi
Lusiyana N, Ahdika A. Evaluating recurrent episodes of malaria incidence in Timika, Indonesia, through a Markovian multiple-state model. Infect Dis Modelling. 2022;7(3):261−76. doi: 10.1016/j.idm.2022.05.008.
Dewi YS, Gustawan IW, Utama MG, Arhana BN. Karakteristik infeksi malaria pada anak di RSUD Dekai Papua April-Juni 2018. Medicina. 2019;50(3):488−92. https://doi.org/10.15562/medicina.v50i3.711.
Lawpoolsri S, Sattabongkot J, Sirichaisinthop J, Cui L, Kiattibutr K, Rachaphaew N, et al. Epidemiological profiles of recurrent malaria episodes in an endemic area along the Thailand-Myanmar border: a prospective cohort study. Malaria J. 2019;18(1):124. doi: 10.1186/s12936-019-2763-5.
Finda MF, Moshi IR, Monroe A, Limwagu AJ, Nyoni AP, Swai JK, et al. Linking human behaviours and malaria vector biting risk in south-eastern Tanzania. PloS One. 2019;14(6):e0217414. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0217414.
Depkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2013 tentang pedoman tata laksana malaria [Internet]. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2013. Available from: https://peraturan.bpk.go.id.
Menkin-Smith L, Winders WT. Plasmodium vivax malaria [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/.
Ramadhani T, Amirullah A, Rahmat R. Kajian entomologi dalam mendukung pengendalian malaria melalui program flying health care (FHC) di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua. Balaba: J Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara. 2021;17(2):191−204. https://doi.org/10.22435/blb.v17i2.5303.
Fadilah I, Djaafara BA, Lestari KD, Fajariyani SB, Sunandar E, Makamur BG, et al. Quantifying spatial heterogeneity of malaria in the endemic Papua region of Indonesia: analysis of epidemiological surveillance data. Lancet Reg Health-Southeast Asia. 2022;5:100051. doi: 10.1016/j.lansea.2022.100051.
Rono J, Farnert A, Murungi L, Ojal J, Kamuyu G, Guleid F, et al. Multiple clinical episodes of Plasmodium falciparum malaria in a low transmission intensity setting: exposure versus immunity. BMC Med. 2015;13:1–11. doi: 10.1186/s12916-015-0354-z.
Antonelli LR, Junqueira C, Vinetz JM, Golenbock DT, Ferreira MU, Gazzinelli RT. The immunology of Plasmodium vivax malaria. Immunol Rev. 2020;293(1):163−89. doi: 10.1111/imr.12816.
Poespoprodjo JR, Burdam FH, Candrawati F, Ley B, Meagher N, Kenangalem E, et al. Supervised versus unsupervised primaquine radical cure for the treatment of falciparum and vivax malaria in Papua, Indonesia: a cluster-randomised, controlled, open-label superiority trial. Lancet Infect Dis. 2022;22(3):367−76. doi: 10.1016/S1473-3099(21)00358-3.
Forniti A, Riccardi N, Sponga P, Buono C, Iapoce R, Suardi LR, et al. Recrudescence of Plasmodium falciparum malaria 5 years after treatment in an HIV migrant: a case report with a peculiar presentation. Le Infezioni in Medicina. 2022;30(2):304. doi: 10.53854/liim-3002-18.
Doreswamy S, Al Sudani H. Malaria falciparum: relapse after a decade. Cureus. 2022;14(7):e26730. doi: 10.7759/cureus.26730.
Haeseleer C, Martiny D, Van Laethem Y, Cantinieaux B, Martin C. Reactivation of plasmodium infection during a treatment with infliximab: a case report. Internat J Infect Dis. 2020;91:101−3. doi: 10.1016/j.ijid.2019.11.016.
Dini S, Douglas NM, Poespoprodjo JR, Kenangalem E, Sugiarto P, Plumb ID, et al. The risk of morbidity and mortality following recurrent malaria in Papua, Indonesia: a retrospective cohort study. BMC Med. 2020;18:1−2. doi: 10.1186/s12916-020-1497-0.
Chu CS, White NJ. The prevention and treatment of plasmodium vivax malaria. PLoS Med. 2021;18(4):e1003561. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1003561.
Douglas NM, Poespoprodjo JR, Patriani D, Malloy MJ, Kenangalem E, Sugiarto P, et al. Unsupervised primaquine for the treatment of Plasmodium vivax malaria relapses in southern Papua: a hospital-based cohort study. PLoS Med. 2017;14(8):e1002379. doi: 10.1371/journal.pmed.1002379.
Buck E, Finnigan NA. Malaria. StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 Jul 31. Available from: https://europepmc.org/books/n/statpearls/article-24662/.
Rahayuni N, Yunus R. Perbandingan Plasmodium sp antara pemeriksaan rapid diagnostic test (RDT) dan pemeriksaan mikroskopis pada suspek malaria di puskesmas Jati Raya. Kendari, Sulawesi Tenggara: Politeknik Kemenkes Kendari; 2018.
Febriani ID. Identifikasi stadium Plasmodium vivax untuk penegakan diagnosis penyakit malaria dengan sistem berbantuan komputer. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia; 2021
Kementrian Kesehatan RI. Buku saku tatalaksana kasus malaria 2019. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2019.
Kementrian Kesehatan RI. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Malaria. Jakarta: Kemenkes RI; 2019.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Anindya Dwitiya Putri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



