Kebijakan Diskusi Pasca-Publikasi
Jurnal Cermin Dunia Kedokteran (CDK) menyambut baik diskusi yang konstruktif dan berbasis bukti mengenai artikel-artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini. Diskusi pasca-publikasi memungkinkan pembaca dan peneliti untuk mengemukakan kekhawatiran substantif, meminta klarifikasi, menyajikan interpretasi alternatif, atau membahas perkembangan yang relevan dengan karya yang telah diterbitkan.
Diskusi pasca-publikasi harus:
- Membahas isu-isu substantif yang bersifat ilmiah, metodologis, atau interpretatif yang berkaitan dengan artikel yang diterbitkan.
- Bersifat objektif, konstruktif, dan didukung oleh bukti yang tepat serta referensi yang relevan.
- Secara jelas mengidentifikasi artikel yang telah diterbitkan yang sedang dibahas.
- Berfokus pada isi dan kontribusi ilmiah artikel, bukan pada penulis atau individu lain.
- Menjaga nada yang profesional dan penuh hormat.
- Mengungkapkan konflik kepentingan yang relevan.
- Membedakan perbedaan pendapat ilmiah dari tuduhan kesalahan, pelanggaran etika, atau masalah etika publikasi lainnya.
Jurnal ini dapat mempertimbangkan diskusi pasca-publikasi dalam bentuk surat kepada editor, komentar, korespondensi, atau jenis artikel lain yang ditentukan oleh jurnal. Setelah menerima diskusi pasca-publikasi, editor akan menilai relevansinya, validitas ilmiahnya, bukti pendukungnya, serta kepatuhannya terhadap standar editorial dan etika jurnal. Editor dapat meminta informasi tambahan atau nasihat ahli jika dianggap perlu.
Penulis artikel asli biasanya akan diberi kesempatan untuk menanggapi kritik substantif. Jika dianggap perlu, diskusi tersebut beserta tanggapan penulis dapat ditinjau dan diterbitkan bersama-sama guna memfasilitasi pertukaran ilmiah yang seimbang dan konstruktif.
Diskusi pasca-publikasi tidak boleh berisi serangan pribadi, pernyataan yang memfitnah atau mencemarkan nama baik, pelecehan, bahasa yang merendahkan, atau tuduhan yang tidak didukung bukti. Diskusi yang tidak akurat, sepele, tidak pantas, atau tidak didukung bukti yang memadai dapat ditolak.
Apabila diskusi pasca-publikasi mengidentifikasi potensi kesalahan atau kekhawatiran yang memengaruhi keandalan atau integritas artikel yang diterbitkan, jurnal dapat melakukan penilaian editorial atau etika publikasi lebih lanjut. Bergantung pada sifat dan tingkat keparahan masalah, jurnal dapat menerbitkan koreksi, klarifikasi, pernyataan keprihatinan, atau penarikan sesuai dengan kebijakan jurnal dan pedoman etika publikasi yang berlaku.
Ketidaksepakatan ilmiah atau interpretasi alternatif, dengan sendirinya, tidak menjadi dasar untuk koreksi atau penarikan. Jurnal berhak menentukan proses editorial dan format publikasi yang sesuai untuk setiap diskusi pasca-publikasi sambil menjaga keadilan, transparansi, dan integritas catatan ilmiah.






